Monday, October 25, 2010

KEMBALI KEPADA ASAL

Bismillahirrohmanirrohim...

Assalamualikum warahmatullahi wabarakatuh...

Alhamdulillah, setinggi-tinggi kesyukuran dirafakkan kepada rabbul izzati atas segala nikmatnya.. syukur kerana diri ini masih lagi berikan kekuatan untuk menulis secebis catatan buat renungan bersama yang lahirnya dariNya...

Kembali kepada asal...

Begitulah apa yang akan ana bincangkan disini... mari kita hayati bersama...menelosori rentetan-rentetan dan cebisan-cebisan kehidupan di atas dunia...

Siapa yang tidak tenang, apabila tiba saatnya pulang ke kampung halaman... bertemu ayahanda dan bonda tercinta, berjumpa kekanda dan adinda tersayang... kerana apa?? kerana kita kembali kepada asal... tempat kita dilahirkan...

Siapa yang tidak tenang melihat hijaunya alam yang terbentang luas... mendengar kicauan unggas di hutan... mendengar desiran ombak yang menghempas pantai... mendengar aliran sungai yang mengalir... mendengar deruan angin yang bertiup menghiasi alam pawana... Jika kita yang tinggal dibandar atau pekan yang sesak dengan bangunan-bangunan konkrit, pasti akan mencari sedikit masa untuk keluar ke mencari tempat yang bisa menenangkan hati yang gelisah, menyusun kembali minda yang bercelaru...Kita keluar mencari hijaunya alam...menikmati secebis nikmat kurniannya yang terbentang luas...

kerana apa??? kerana kita kembali kepada asal...

bagaimana???

Allah subhanahuwata`ala ada berfirman yang bermaksud,dengan mengingati allah, hati akan menjadi tenang.....

Apa kaitannya???

zikir itu ubat penenang bagi jiwa yang resah, gelisah...

Setiap makhluk ciptaan Allah seperti haiwan dan tumbuhan sentiasa berzikir memuji Allah... setiap masa, saban ketika...MasyaAllah...patutlah jiwa tenang tatkala menatap hijaunya alam,mendengar aliran sungai yang mengalir kerana itu adalah zikir...bunyi cengkerik ditengah malam itu zikir, bunyi desiran ombak itu zikir,bunyi angin yang bertiup itu zikir...cuma caranya sahaja yang berbeza...tetpi itulah kebesaran Allah...walaupun akal tidak memahaminya, namun roh yang asalnya dekat kepada Allah, dan tenang dengan zikrullah, mentafsirkannya dengan tepat dan indah...tidak kiralah manusia itu atheis, buddha, christian atau beragama apa sekalipun, mereka pasti tenang melihat dan mendengar semua itu...kerana walaupun akal meyakini perkara yang berbeza, tetapi roh itu bahsanya satu dan esa, memahami zikrullah penenang jiwa...

Ya Allah,
Kembalikan aku pada asalku...
kerana,
kepadamu jua akan aku dikembalikan...








Rujukan : bercinta sampai kesyurga- saiful islam...

p/s: semoga bermanfaat...

Saturday, October 23, 2010

BILA AL-QURAN MULA BERBICARA

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Alhamdulillah syukur kita panjatkan kepadanya atas nikmat, kasih dan sayangnya, kita mampu untuk bernafas lagi pada hari ini...

Disini, ana ingin kongsikan sebuah sajak mungkin, yang ana ambil dari blog (kalau tidak salah ana sebab ana betul2 tidak ingat dimana ana ambil artikel ni) yang ana rasa bermanfaat untuk renungan bersama...

Hayatilah...

BILA AL-QURAN MULA BERBICARA
Waktu engkau masih kanak-kanak.............
kau laksana kawan sejatiku,
Dengan wudu',
Aku kau sentuh dalam keadaan suci,
Aku kau pegang,
Aku,kau junjung dan kau pelajari...
Aku engkau baca dengan suara lirih atau pun keras setiap hari,...
Setelah selesai, engkau menciumku mesra...
Sekarang engkau telah dewasa..............
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku...
Apakah Aku bahan bacaan usang yang tinggal sejarah...?
Menurutmu, mungkin aku bahan bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau,
menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji.......
Sekarang,
Aku tersimpan rapi sekali;
sehingga engkau lupa di mana Aku tersimpan...
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai pngisi setormu.
Kadang kala Aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa...
Atau,
Aku kau buat penangkal untuk menakuti iblis dan syaitan.
Kini,
Aku lebih banyak tersingkir,
dibiarkan dalam kesendirian , kesepian.
Di dalam almari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.
Dulu...
pagi-pagi...
surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman.
Di waktu petang,
Aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau.....
Sekarang...
seawal pagi sambil minum kopi...
engkau baca surat khabar dahulu....
Waktu lapang engkau membaca buku karangan manusia....
Sedangkan Aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Azzawajalla,
Engkau abaikan dan engkau lupakan...
Waktu berangkat kerja pun kadang engkau lupa baca pembukasurah2ku(Bismillah)....
Di dalam perjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi....
Tidak ada kaset yang berisi ayat Allah yang terdapat di dalam keretamu....
Sepanjang perjalanan,
radiomu selalu tertuju ke stasyen radio kesukaanmu,Mengasyikkan....
Di meja kerjamu tidak ada Aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja.
Di Komputermu pun kau putar musik kesukaanmu.
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku.........
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kau abaikan.
Engkau terlalu sibuk dengan urusan dunia mu....
Benarlah dugaanku bahawa engkau kini sudah benar-benar hampir melupaiku .
Bila malam tiba engkau tahan bersengkang mata berjam-jam di depan TV.
Menonton siaran telivisyen...
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk...
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah...
Waktupun cepat berlalu.........
Aku semakin kusam dalam laci-laci mu...
Mengumpul debu atau mungkin dimakan hama
Seingatku,
hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali...
Itupun hanya beberapa lembar dariku.
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu...
Engkaupun kini terangkak-rangkak ketika membacaku ...
Atau,
waktu kematian saudara atau taulan mu...
Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba,
Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya....
Apakah TV, radio ,hiburan atau komputer dapat menolong kamu?
Yang pasti ayat-ayat Allah s.w.t yang ada padaku menolong mu....
Itu janji Tuhanmu, Allah s.w.t...
Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...
Setiap saat berlalu...
Dan akhirnya.....
kubur yang setia menunggu mu...........
Engkau pasti kembali, kembali kepada Tuhanmu ...
Jika Aku engkau baca selalu dan engkau hayati...
Di kuburmu nanti....
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan.
Yang akan membantu engkau membela diriDalam perjalanan ke alam akhirat.
Dan Akulah "Al-Qur'an",kitab sucimuYang senantiasa setia menemani dan melindungimu.
Peganglah Aku kembali....
bacalah aku kembali aku setiap hari.
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat-ayat suci.
Yang berasal dari Allah Azzawajalla,
Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah...
Yang disampaikan oleh Jibril melalui Rasulmu...
Keluarkanlah segera Aku dari almari, lacimu.......
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu.
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu.
Sentuhilah Aku kembali...
Baca dan pelajari lagi Aku....
Setiap datangnya pagi,
petang dan malam hari walau secebis ayat,
Seperti dulu....
Waktu engkau masih kecil...
Di surau kecil kampungmu yang damai...
Jangan aku engkau biarkan aku sendiri....
Dalam bisu dan sepi....
Maha Suci Allah, yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana...

p/s:~Semoga bermanafaat... ~

Wednesday, October 20, 2010

KULIAH MAGHRIB BERSAMA EN. HARIS ABU BAKAR

Bismillahirohhmanirrahim...

Pada hari ini, 20 / 10 / 2010 akan diadakan kuliah maghrib bersama En. Haris Abu Bakar di Pusat Islam Al-Hidayah.. Maklumat program adalah seperti berikut :




Marilah kita bersama-sama mengimarahkan Pusat Islam Al-Hidayah... Semoga segala langkah kita, mendapat ganjaran pahala dan redho-Nya insyaallah...

Wednesday, September 01, 2010

'QIAMULAIL'

Bismillahirrahmanirrahim



Aisyah radhiAllahu ‘anha berkata:

“Bahawa Rasulullah S.A.W apabila masuk sepuluh terakhir bulan Ramadhan. diramaikannya waktu malam, dibangunkannya ahli keluarganya dan diikat erat kain sarungnya.”


(HR Bukhari & Muslim)

Berdasarkan hadis di atas, jelaslah bahwa Rasulullah S.A.W amat menggalakkan umatnya untuk bangun malam dan beribadat kepada Allah S.W.T pada 1o malam terakhir bulan Ramdhan..


Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Sesungguhnya malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan . Allah berfirman

"Sesungguh Kami menurunkan Al Qur'an pada malam Lailatul Qadar tahukah engkau apakah malam Lailatul Qadar itu? Malam Lailatul Qadar itu lbh baik dari seribu bulan Pada malam itu turunlah malaikat-malaikat dan Jibril dgn izin Rabb mereka (untuk membawa) segala urusan Selamatlah malam itu hingga terbit fajar." (Al Qadar : 1-5)

Dan pada malam itu dijelaskan segala urusan yg penuh hikmah

"Sesungguh Kami menurunkan pada suatu malam yg diberkahi dan sesungguh Kami-lah yg memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yg penuh hikmah (yaitu) urusan yg besar dari sisi Kami. Sesungguh Kami adl Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (Ad Dukhan : 3 - 6)

Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar

Ketahuilah hamba yg taat -mudah-mudahan Allah menguatkanmu dgn ruh dari-Nya dan membantu dgn pertolongan-Nya- sesungguh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam menggambarkan pagi malam Lailatul Qadar agar seorang muslim mengetahuinya.

Dari 'Ubai Radhiyallahu 'anhu ia berkata Rasulullah S.A.W bersabda:

"Pagi hari malam Lailatul Qadar matahari terbit tak menyilaukan seperti bejana hingga meninggi."
(Muslim (762)


Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu ia berkata kami menyebutkan malam Lailatul Qadar di sisi Rasulullah S.A.W dan Baginda bersabda:

"Siapa di antara kalian yg ingat ketika terbit bulan seperti syiqi jafnah." (Muslim (1170 /Perkataan syiqi jafnah syiq arti setengah jafnah arti bejana. Al Qadhi 'Iyadh berkata "Dalam hadits ini ada isyarat bahwa malam Lailatul Qadar hanya terjadi di akhir bulan krn bulan tak akan seperti demikian ketika terbit kecuali di akhir-akhir bulan.")

Dan dari Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhuma ia berkata Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"(Malam) Lailatul Qadar adl malam yg indah cerah tak panas dan tak juga dingin (dan) keesokan hari cahaya sinar matahari melemah kemerah- merahan."
(Thayalisi (394) Ibnu Khuzaimah (3/231) Bazzar (1/486) sanad hasan)


Selamat beribadat..^^

Wallahualm..

Monday, August 23, 2010

'Ramadhan al-Mubarak'

Khutbah Rasulullah S.A.W. ketika menjelangnya Ramadhan

Bismillahirrahmanirrahim..

Assalammualaikum Warahmatullah,

Berikut merupakan wasiat Baginda Rasulullah SAW pada malam terakhir bulan Sya’ban, tatkala menyambut datangnya bulan Ramadhan-

"Wahai manusia!

Sungguh telah datang kepada kalian bulan Allah yang membawa berkah, rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya paling utama. Malam-malamnya paling utama. Detik demi detiknya paling utama. Inilah bulan di mana kalian diundang menjadi tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya.

Pada bulan ini nafas-nafas kalian menjadi tasbih, tidur kalian ibadah, amal-amal kalian diterima dan doa-doa kalian dikabulkan. Mohonlah kepada Allah, Tuhan kalian, dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Dia membimbing kalian untuk melakukan puasa dan membaca Kitab-Nya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah pada bulan agung ini.

Bersedekahlah kepada kaum fakir dan miskin. Muliakanlah orang tua. Sayangilah yang muda. Sambungkanlah tali persaudaraan. Jagalah lidah. Tahanlah pandangan dari apa yang tidak halal untuk kalian pandang. Peliharalah pendengaran dari apa yang tidak halal untuk kalian dengar.

Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosa. Angkatlah tangan-tangan kalian untuk berdoa pada waktu solat. Itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah ‘Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih. Dia menyahut mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyahut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa-doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia!

Sesungguhnya diri kalian tergadai kerana amal-amal kalian. Oleh kerana itu, bebaskanlah dengan beristighfar. Belakang-belakang kalian berat kerana beban (dosa). Maka dari itu, ringankanlah dengan memperpanjangkan sujud.

Ketahuilah! Allah SWT bersumpah dengan segala kebesaran-Nya, bahawa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang solat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan-Nya.

Wahai manusia!

Siapa saja di antara kalian memberi makan (untuk berbuka puasa) kepada orang-orang Mukmin yang berpuasa pada bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang hamba dan diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu.

Jagalah diri kalian dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah diri kalian dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.

Wahai manusia!

Siapa yang memperbaiki akhlaknya pada bulan ini, ia akan berhasil melalui sirath al-mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) pada bulan ini, Allah akan meringankan persoalan-Nya pada Hari Kiamat. Siapa saja yang menahan keburukannya pada bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Siapa sahaja yang memuliakan anak yatim pada bulan ini, Allah akan memuliakannya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Siapa saja yang menyambungkan tali silaturahmi pada bulan ini, Allah akan menghubungkannya dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Siapa saja yang memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Siapa saja yang melakukan solat sunat pada bulan ini, Allah akan mencatatkan baginya kebebasan dari api neraka. Siapa saja yang melakukan solat fardhu, baginya pahala seperti melakukan 70 solat fardhu pada bulan lain. Siapa saja yang memperbanyak selawat kepadaku pada bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangannya ringan. Siapa saja pada bulan ini membaca satu ayat al-Quran, pahalanya sama seperti mengkhatamkan al-Quran pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia!

Sesungguhnya pintu-pintu syurga dibukakan bagi kalian. Kerana itu, mintalah kepada Tuhan kalian agar tidak pernah menutupkannya bagi kalian. Sesungguhnya pintu-pintu neraka tertutup. Kerana itu, mohonlah kepada Tuhan kalian untuk tidak akan pernah membukakannya bagi kalian. Sesungguhnya syaitan-syaitan terbelenggu. Kerana itu, mintalah agar mereka tak lagi pernah menguasai kalian.

Wahai manusia!

Sesungguhnya kalian akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkatan, iaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Bulan yang mana Allah telah menjadikan puasanya suatu kefardhuan, dan qiyam pada malam harinya suatu tathawwu’.

Siapa saja yang mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu amal kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan satu kefardhuan di dalam bulan yang lain.

Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya syurga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan dan bulan Allah memberikan rezeki kepada Mukmin di dalamnya.

Siapa saja yang memberikan makanan berbuka kepada seseorang yang berpuasa, yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikit pun berkurang.

Inilah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Siapa saja yang meringankan beban dari hamba sahaya, nescaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.

Kerana itu, perbanyakkanlah empat perkara pada bulan Ramadhan: dua perkara untuk mendatangkan keredhaan Tuhan kalian, dua perkara lagi yang sangat kalian perlukan. Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahawa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampunan kepada-Nya. Dua perkara yang sangat kalian perlukan ialah memohon syurga dan perlindungan dari neraka.

Siapa saja yang memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, nescaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Nya, dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam syurga." [HR Ibnu Khuzaimah]

Wallahualam